.

.

Laman

Thursday, 15 September 2016

Terpental dari Bentor, Lia Terkapar Bersimbah Darah

Kondisi kendaraan penumpang roda dua becak motor mengalami rusak, usai ditabrak kendaraan pribadi Honda CRV di persimpangan 4 KPT Tanjung Senai Inderalaya. (Sumber foto : tribunnews)

PENESAK (INDERALAYA) - Persimpangan jalan poros masuk menuju Kompleks Perkantoran Terpadu (KPT) Ogan Ilir (OI), Tanjung Senai Inderalaya Kabupaten OI, rawan kecelakaan lalu lintas. Ini diduga akibat minimnya rambu lalu lintas dan kurang disiplinnya pengendara. 

Seperti kejadian pada hari ini yang dilansir tribunnews, Kamis (15/9/2016), seorang penumpang becak motor (bentor) bernama Lia (20) warga Desa Parit Inderalaya Utara, mengalami luka berat pada bagian kening akibat membentur besi bentor. 


Sedangkan rekannya, Pipit (20), warga yang sama hanya mengalami luka ringan. Sementara, kendaraan pribadi jenis Honda CRV bernopol BG 1832 T ringsek pada bagian kabin depan.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi, kecelakaan tersebut berawal di saat bentor jenis Honda Ferza bernopol BG 3850 TP disopiri Bambang (20), warga Inderalaya, melaju dengan kecepatan cukup tinggi dari arah Pasar Inderalaya hendak menuju Desa Tanjung Pering Inderalaya dengan melalui jalan alternatif di Tanjung Senai.

Sesampainya di titik jalan poros, tepatnya di persimpangan 4 KPT Tanjung Senai Inderalaya, tiba-tiba, datang sebuah kendaraan pribadi jenis Honda CRV warna hitam bernopol BG 1832 T disopiri Zahirin yang merupakan anggota Polisi bertugas di Polsek Tanjung Batu.

Kendaraan Honda CRV tersebut, melaju dari arah Burai hendak menuju ke Polres OI yang langsung menyeruduk bagian samping kiri bentor.

Akibat kerasnya benturan menyebabkan kedua penumpang bentor tadi yakni Lia dan Pipit terpental lebih kurang 3 meter dari badan jalan.

Akibat membentur besi bagian bentor menyebabkan penumpang bentor bernama Lia terkapar bersimbah darah.
 
Sedangkan sopir bentor bernama Bambang, selamat dari peristiwa tersebut kendati pada bagian roda kiri bentor miliknya terlepas dari as roda.

Menyadari mobil yang ia kendarai telah menabrak, sopir bernama Zahirin turun dari mobil sembari berupaya mengevakuasi korban dengan membawa menuju ke RSUD OI Tanjung Senai guna diberikan perawatan medis.

"Rencananya mau ke Polres. Tiba-tiba, saya tak begitu mengetahui, mobil yang saya kendarai langsung menabrak," ujar Zahirin ketika dikonfirmasi di RSUD Tanjung Senai Inderalaya.

No comments:

Post a Comment