.

.

Laman

Tuesday, 13 September 2016

Hendri Zainuddin : “Jumlah Desa di Indonesia Bertambah”


Hendri Zainuddin, anggota DPD RI asal provinsi sumatera selatan.

PENESAK (JAKARTA) – Jumlah Desa di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 200 desa jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di tahun 2015, desa yang ada di Indonesia berjumlah 74.754. Sedangkan di tahun 2016 ini, berjumlah 74.954.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan, Hendri Zainuddin, saat melakukan Rapat Kerja dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, hari Selasa tanggal 13 September 2016 di Ruang Rapat Komite I DPD RI.


“Iya, ada peningkatan jumlah desa. Sebelumnya 74.754, kini jadi 74.954. Dari jumlah sebanyak itu, terdapat 33.592 desa tertinggal.” kata Hendri Zainuddin.

Kemudian, masih kata Hendri Zainuddin, di Sumatera Selatan terdapat 2.859 desa dan mendapatkan alokasi anggaran Dana Desa sebesar 1,7 Triliun. 

“Masing-masing desa di Sumsel, dapat 600 juta. Dan kita dari DPD RI berkeinginan agar ada dana kelurahan dan semoga bisa direalisasikan.” ujarnya.

Sementara itu, Eko Sandjojo yang merupakan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, berharap agar keberadaan desa dengan jumlah yang ada saat ini, dianggap sebagai kesempatan besar untuk dikembangkan.

“Semua desa tentu tidak mungkin sama karena ada yang kaya, tertinggal, kurang penduduk, banyak penduduk, atau rawan bencana. Saat ini memang masih banyak desa yang tertinggal, tapi jangan melihat desa sebagai persoalan. Lihatlah desa sebagai peluang untuk menjadi orang yang sukses.” katanya beberapa waktu yang lalu saat mengunjungi Politeknik Negeri Jakarta.

Eko juga menjelaskan, beberapa saat yang lalu dirinya memberikan penghargaan kepada transmigran teladan dan ini diharapkannya bisa menjadi motivasi bagi pemuda Indonesia, terutama sarjana, untuk melihat dan memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing desa.

“Saya baru saja memberikan penghargaan kepada transmigran teladan beberapa hari yang lalu. Beliau tamanan SD tiga tahun yang lalu dan profesinya hanya sebagai tukang batu dengan penghasilan 10.000 hingga 20.000 rupiah. Sekarang, dia sudah mampu mendapatkan 750 juta pertahun.” ujarnya.

No comments:

Post a Comment